Sabtu, 13 November 2010

Penyakit scabies pada kelinci

bagi anda yang memelihara kalinci, kucing, anjing. atau kambing mungkin. pernahkah  anda melihat di beberapa bagian kulit binatang kesayangan anda itu terdapat koreng? seperti menebal dan berwarna putih keras, dan membuat binatang anda gatal gatal? tidak nyaman? penyakit seperti itu disebut scabies.


kali ini saya hanya ingin sedikit cerita scabies pada kelinci, cara penanggulangan, obat, dan ciri ciri penyakit scabies. saya mulai dari ciri

1. Ciri ciri penyakit scabies
a. tiba tiba hidung si kelinci terlihat tambah mancung
b. ada benda aneh yang menutupi kaki yang terasa keras seperti kerak, berwarna putih
c. kelinci terlihat sering menggaruk garuk kaki dan wajahnya
d. nafsu makan kelinci berkurang karena lebih sering menggaruk
e. di sekitar mulut dan hidung ada bintik bintik kuning seperti borok
f. kelinci menjadi kurus karena jarang makan
g. jika di biarkan kelinci bisa mati


penyebab dari penyakit ini adalah kutu yang bernama scabies. kutu ini berukuran sangat kecil dan bersarang di bawah lapisan kulit sehingga menyebabkan rasa gatal pada kelinci. kelinci yang sudah terserang akan sering menggaruk garuk, terutama di bagian yang terjangkit. biasanya yang sering kena itu bagian kaki, hidung, kuping, dan mulut. jika sudah mulut, akan lebih berbahaya, karena menyebabkan kelinci malas untuk makan. karena kelinci terus menerus menggaruk itu menyebabkan luka atau bahkan dapat merobek kulitnya. jika di kaki biasanya kulit yang terjangkit membentuk kerak seperti ketombe. dan jika di kuping pinggiran kuping akan terpotong potong, seperti luka bekas gigitan.


2. Pencegahan
a. menjaga kebersihan kandang
b. sayuran atau rumput yang tidak habis, harus segera di buang
c. atur suhu ruangan, jangan terlalu lembab ataupun panas
d. jika sudah terlanjur terkena, pisahkan dengan kelinci yang lain, karena penyakit ini menular pada kelinci, kucing, anjing, bahkan manusia.


3. Pengobatan
  1. Pemberian obat berupa salep : jika penyakit korengan/scabies masih dalam tahap ringan bisa digunakan salep kulit yang biasa dipakai oleh manusia seperti salep kulit 88 (harganya sekitar Rp 5000). Atau salep khusus seperti scabimied/scabicid. caranya : bersihkan pada bagian yg sakit dengan air hangat ( kalau bulunya kepanjangan bisa dicukur dulu),lalu oleskan 2 atau 3 kali sehari secara rutin setiap hari. Cara ingin agak kurang maksimal jika scabies menyerang bagian kaki dan badan yang ditumbuhi bulu karena sulitnya salep menjangkau seluruh bagian yang ada kutunya disamping itu salep akan dijilati oleh kelinci. Untuk bagian kuping masih memungkinkan pemberian salep ini.
  2. Memandikan dengan cairan belerang : mandikan kelinci dengan air yg sudah dicampur belerang, namun belerang jangan terlalu banyak karena akan menyebabkan kulit kering. cara memandikan juga biasanya dinilai kurang efektif karena kelinci akan stress jika dimandikan.
  3. Pengobatan oral yang dicampur dengan air minum: obat yang biasa digunakan saat ini baru product dengan nama dagang Kepromec (tiap ml mengandung ivermectine 10 mg). Kemasan botol berisi 100 ml (harga Rp 230.000 bisa pesan disini). Cara pemakaian bisa diminumkan langsung atau di campur ke air minumnya. Dosisnya 0.03 ml / kg berat badan diberikan 2 hari berturut - turut. Pengalaman pada hari pertama pemakaian kelincinya sudah sering garuk2 ( kutunya mulai teler ). Pada hari 3 -4 scabiesnya sudah rontok semua. Pengobatan dengan oral ini cukup efektif dan mudah dalam aplikasinya dan efektifnya sama dengan cara injeksi/suntik.
  4. Injeksi / disuntikkan : biasanya untuk kasus yang cukup berat. cara ini dilakukan oleh orang yang sudah memahami cara menyuntik hewan khususnya kelinci. Sekali suntik sudah bisa menyembuhkan tetapi untuk hasil maksimal biasanya dua kali suntik. Obat injeksi yang sering digunakan adalah Wormectine (kemasan 2ml harga kisaran Rp17.000 20ml kisaran Rp 50.000), Ivomec (harga sangat mahal), Ivermectine, Intermectine (kemasan 10 ml harga kisaran Rp 56.000, saya masih punya 5 ml kalau ada yang berminat harga Rp 25.000). Dosis 0,04 ml per kg berat badan, disuntik dibawah kulit, dan hati-hati bagi Anda yang belum berpengalaman dalam hal menyuntik karena jika terkena dagingnya maka dapat menyebabkan pembusukan yang berakibat kematian. Pengalaman saya menggunakan intermectine, dua kali suntik sudah cukup, nanti setelah 3 hari mulai pada rontok kerak-kerak kutunya. Biasanya kalau dibawa ke vet, sekali suntik dikenakan tarif sekitar Rp 60.000,-


cara cara tadi saya kutip dari http://kelinci-wongkito.blogspot.com/2010/06/mengatasi-penyakit-scabies-pada-kelinci.html



kalau cara saya sendiri dan beberapa artikel yang sudah saya baca,
a. bisa memakai salep jamur untuk manusia, dengan cara mencukur bulunya dulu dan usap luka dengan air hangat, salep seperti dactarin
b. bisa di olesi minyak tawon, yang banyak ada di toko toko
c. tapi yang saya pakai adalah scadix obat scabies, sebenarnya obat ini untuk kucing, tapi karena masih satu penyakit jadi saya pakai.. hahahhahaa and harga nya lumayan dengan 60 ml harga 15000 ru pi ah....
tapi sedikit demi sedikit keraknya agak mengelupas


3 komentar:

Anonim,  13 Januari 2012 17.44  

obat scadixnya beli dimana??

Fahrizal_182 24 Februari 2012 01.06  

um,.. kalau untuk obat scadix bisa beli di petshop terdekat, atau juga bisa di toko ewan peliharaan yang biasa (toko burung)...

Minnie Mouse 28 April 2013 07.11  

kelinci saya kena scabies, gejalanya persis seperti yg disebutkan. sering menggaruk-garukkan kaki, dan ditelinganya ada kerak" gitu. saya kasi obat caladine, apa bisa sembuh?

Poskan Komentar

isi komentarnya dunk.. ^_^

fahrizal's blog

fahrizal's blog

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow by Email

Blogger Template by ardi33's template.
fahrizal 182 Edited by Fahrizal